Posted on January 3, 2014

Curug Maribaya dan Goa Belanda yang asli serem banget

 

3888 Views | People like this:
Tweet about this on TwitterShare on Facebook16Pin on Pinterest0

Masih explore seputar Bandung. Kali ini ke Maribaya di Bandung Utara. Yang ini bisa di akses dari Lembang. Kalo dari de Ranch gak terlalu jauh. Ikutin aja arah jalan menuju Maribaya.

Maribaya punya beberapa gerbang masuk. Gate pertama besar dan kebanyakan bis-bis rombongan. Jadi mobil kami arahkan lagi ke Gate kedua. Dan ternyata di sini parkir enak, sepi dan ada masjid yang nyaman untuk sholat dan istirahat.

Setelah bayar, kami jalan kaki melalui halur hiking yang sudah disemen sehingga aman buat anak kecil. Kiri dan kanan penuh dengan pohon-pohon tinggi.

Trus, sampailah kami di jempatan untuk nyebrang kali, tepat di atas curug / air terjun. Anak-anak seru banget pas lewatin jembatan karena agak goyang. Kalau ibunya sih terus terang serem. Ada jumlah maximum orang yang boleh berada di atas jembatan. Kalo gak salah 5. Saya sibuk teriak-teriak kalo ada orang mau naik jembatan selama saya sekeluarga masih di atas, hahahaaa. Pas di atas jembatan, suara air terjun nya benar-benar keras. Seram dan seru karena kita berada tepat di atas air terjun.

Di Maribaya ini ada beberapa titik curug. Tapi kami tidak pergi ke semua titik karena masing-masing tempat cukup jauh jaraknya.

Setelah nyebrang, kami bertemu dengan hutan-hutan dan hamparan rumput. Banyak orang gelar tiker di sini untuk piknik. Ketemu juga sama group hiking yang lagi istirahat. Di sini terdapat beberapa monyet yang cukup jinak untuk didekati. Bisa diberi makan, tapi tidak disarankan untuk dipegang.

Goa Belanda: Tempat uji nyali

Kami lanjut berjalan balik, nyebrang jembatan untuk mengunjungi goa Belanda yang ada dikawasan ini juga. Ada beberapa goa dan kami pilih yang terdekat aja. Untuk sampai ke sana cukup jauh (lupa berapa kilo). Kami ditawarin untuk naik ojek. Tentu saja tanpa pikir panjang, saya setuju, hahahaaaa. Alhasil, satu motor bertiga: tukang Ojek, Rafik, Malik. Sedangkan di motor Ojek yang lain: tukang ojek, saya dan Abir.

Perjalanan dengan ojek ini benar-benar Fear Factor abis karena hanya ada track hiking yang kadang sudah disemen kadang belom. Lebarnya sekitar 1 sampai 2 meter. Di kiri kami terdapat tebing hutan, di kanan jurang.
Ampun deh serem banget. Pesen-pesen ke abang ojek untuk tidak ngebut. Kalau masuk jurang gimanaaa?

Sepanjang jalan ketemu sama grup hiking. Ada beberapa yang tidak kuat dan istirahat.

Sesampai di goa Belanda, anak-anak seneng banget. Apa yang didapatkan sebanding nilainya dengan perasaan deg-degan selama naik ojek dipinggir jurang. Goanya berliku-liku dan super gelap. Kami diberi senter dengan rate rental senter yang sudah termasuk guide man, heheeee. Kata bapak Guide, lokasi goa ini pernah jadi tempat Uji Nyali di tv.

Yaiyalaaahhh asli serem banget.

Ini goa tempat penyimpanan senjata tentara Belanda. Ada relung-relung yang dalam untuk persembunyian senjata.

Sebenarnya masih ada goa lain lebih ke atas lokasinya tapi saya nyerah deh. Serem nanjak pake ojek lagi. Perjalanan balik tetep naik ojek diiringi doa yang panjang, hahhaaaa.

Curug Maribaya Curug Maribaya Curug Maribaya Curug Maribaya Curug Maribaya

 

 

written by:

The pictures contained on this site are our copyrighted property or the copyrighted property of our licensors or licensees, and subsidiaries for your and others’ personal, non-commercial enjoyment. Read our Copyright Notice


Add Comment using Login Providers

Send author a message

 

Top 10 New Destinations

Twitter update

WordPress Themes
WordPress Themes