Posted on October 22, 2015

Family getaway in picturesque Lucerne

 

1657 Views | People like this:
Tweet about this on TwitterShare on Facebook37Pin on Pinterest0

Lucerne (Luzern dalam bahasa Jerman) ini adalah kota kecil di Central Swiss yang saya kunjungi bersama suami dan anak (6 tahun) di awal musim gugur kemarin. Kota ini sengaja kami pilih karena letaknya yang strategis di antara beberapa pegunungan dan juga ada museum transportasi untuk si kecil. Kami memulai perjalanan ke Lucerne dari Milan dan siapa sangka ternyata kereta api kami melewati Lake Como yang terkenal sebagai tujuan wisata favorit bintang Hollywood itu. Saking bagusnya pemandangan danau ini dari jendela kereta, saya sampai tidak sempat mengabadikan foto karena takut kehilangan momen mengingat kereta berjalan cukup kencang. Perjalanan dari Milan ke Lucerne selama 4,5 jam tidak berasa membosankan karena pemandangan indah dari luar jendela kereta.

Oke, berikut beberapa highlight dari liburan kami di Lucerne:

Mount Titlis

Gunung dengan es abadi ini terletak di Engelberg, sekitar 1 jam perjalanan kereta dari Lucerne. Gunung ini termasuk yang paling banyak dikunjungi oleh turis dari Asia. Oh ya, sebelum berkunjung pastikan cuaca sedang tidak mendung agar cable car bisa sampai ke puncak gunung es. Untuk mencapai puncak gunung, kami harus berganti cable car sampai tiga kali. Cable car yang terakhir kami naiki menuju puncak glasier es yang paling keren karena bisa berputar 360 derajat. Di gunung ini, selain merasakan sensasi main salju di ketinggian 3,238 meter, kita juga bisa mengunjungi Glacier Cave, melihat Titlis Cliff Walk atau naik Ice Flyer.

titlis2 titlis1

Fasilitas umum di Titlis juga cukup lengkap, dari persewaan sepatu salju, foto dengan kostum khas Swiss, restauran, toko souvenir sampai toko jam mewah semua ada.

Stansenhorn

Diantara beberapa gunung yang bisa dikunjungi di Luzern, kami memilih Stansenhorn karena cable car yang dipakai di gunung ini adalah satu-satunya di dunia yang punya atap terbuka. Perjalanan dimulai dengan kereta funicular vintage (dari tahun 1893) yang dilanjutkan dengan cable car CabriO. Sampai di puncak gunung, pemandangannya benar-benar jaw dropping sampai saya nggak bisa berhenti bilang “Wow”.

stansenhorn2 stansenhorn1

Anak saya juga semangat mencapai puncak gunung setelah sebelumnya dia melihat beberapa orang berambut putih yang masih kuat hiking sepanjang perjalanan kami dengan kereta funicular/cable car. Untuk penggemar hiking, memang ada beberapa rute yang bisa dipilih menyesuaikan dengan kemampuan tiap orang.

Swiss Museum of Transport

Saya pertama kali melihat museum ini di tayangan “Amazing Race”, dan langsung jatuh cinta. Pilihan kami nggak salah, museum ini menyenangkan untuk dilihat tiap detailnya bersama anak 6 tahun yang curios dengan semua hal. Dari central station kita bisa menuju museum menggunakan kereta/bis maupun kapal ferry. Di museum ini anak saya betah sekali bermain simulasi kereta api dan mengeksplorasi submarine.

museumtransport1 museumtransport2

Selain museum, di kompleks yang sama juga terdapat biskop, wahana chocolate adventure dan planetarium yang tidak sempat kami kunjungi karena waktu yang terbatas.

Old Town

The Chapel Bridge (Kapellbrucke) adalah jembatan kayu di area Old Town yang jadi salah satu ikon kota Lucerne. Kabarnya jembatan ini adalah jembatan kayu tertua di Eropa karena dibangun di abad ke 14.

oldtown2 oldtown1

Sayangnya saat kami berkunjung, jembatan ini sedang direnovasi jadi kami menggunakan jembatan lain untuk menuju kawasan Old Town yang letaknya hanya 10 menit jalan kaki dari stasiun. Kawasan ini adalah pusat kafe, restoran dan pertokoan yang selalu ramai. Bangunan tua di Old Town memang sangat charming dan mengundang kita untuk duduk sejenak menikmati pemandangan kota Lucerne dari pinggir sungai.

Tips untuk berlibur di Lucerne:

Tell pass:
Dengan pass ini kita bebas menggunakan moda transportasi apa saja (kereta, bis, cable car dan kapal ferry) di wilayah Lucerne dan sekitarnya. A very good bargain mengingat harga tiket cable car saja sudah cukup mahal, so selain membantu untuk hemat uang, kita juga berhemat waktu karena tidak perlu antri untuk membeli tiket terpisah. Tell pass hanya berlaku dari bulan April – Oktober, dan kita bisa memilih sesuai jumlah hari yang dikehendaki. Selain gratis semua moda transportasi, dengan pass ini kita juga bisa dapat diskon di beberapa tempat, termasuk museum transportasi. Tell Pass bisa dibeli di Tourist Information Center.

Hotel:
Kami tinggal di Hotel Continental Park, yang letaknya berseberangan dengan stasiun Lucerne. Selain lokasinya yang sangat strategis, kami suka hotel ini karena ada taman dengan playground tepat di sebelah hotel. Jalan-jalan di Eropa bisa sangat melelahkan untuk anak-anak dan main di playground rasanya bisa jadi penyelamat saat mereka mulai jenuh melihat tempat wisata yang selalu ramai.

 

 

written by:

Pegawai jam 8 - 5 yang bermimpi punya pintu kemana saja. Bisa disambangi di instagram @sunnyaugust
The pictures contained on this site are our copyrighted property or the copyrighted property of our licensors or licensees, and subsidiaries for your and others’ personal, non-commercial enjoyment. Read our Copyright Notice


Add Comment using Login Providers

Send author a message

 

Top 10 New Destinations
    WordPress database error Table './k9446643_wp1/wp_adrotate_stats' is marked as crashed and last (automatic?) repair failed for query SELECT SUM(`clicks`) as `clicks`, SUM(`impressions`) as `impressions` FROM `wp_adrotate_stats` WHERE `ad` = 7 AND `thetime` >= '1376041080' AND `thetime` <= '1522620000' GROUP BY `ad` ASC; made by require('wp-blog-header.php'), require_once('wp-includes/template-loader.php'), include('/themes/main/single-mydestinationtype.php'), adrotate_ad, adrotate_filter_schedule, adrotate_stats
  • Taiwan (1)
  • Saudi Arabia (1)
  • Swiss (1)
  • Norwegia (1)
  • Iceland (1)
  • Israel (1)
  • Italy (1)
  • Turkey (5)
  • Austria (1)
  • German (1)

Twitter update

WordPress Themes
WordPress Themes