Pengalaman ke Turki ini buat saya adalah moment Now and Then

3
13164

Pengalaman ke Turki ini buat saya adalah moment “Now and Then”, karena terinspirasi dari foto ayah dan ibu saya di depan Blue Mosque bertahun-tahun yang lalu, akhirnya setelah menabung dan menimbang sekian lama, perbatasan Asia-Eropa ini menjadi tujuan berlibur di tahun 2013. Akhirnya di penghujung Maret 2013, saya pun mendarat di Istanbul. Kota ini benar-benar kota yang sangat cantik, bukan hanya dari landscape arsitekturnya, namun juga kebudayaan warga Turki yang hingga saat ini masih terus hidup dan dijaga baik oleh mereka. Karena Turis dan waktu saya ga banyak, saya hanya berkonsentrasi di 2 area yaitu Sultan Ahmed area yang menjadi daerah budaya dan Taksim, yang merupakan campuran antara modern dan budaya. Di dua daerah ini saya hanya melihat 2 chain Burger King, dan 1 chain Starbuck, sisanya semua adalah makanan tradisional turki, dan tempat “cai” alias tradisi minum teh yang ada di setiap sudut kota.



Ekosistem Istanbul ini cantik sekali, menurut saya ini seperti gambar harmonis peleburan antara setiap jenis mahluk hidup, ditemani bunga tulip yang sedang bermekaran, anjing dan kucing yang tidur bermalas-malasan pun bukan pemandangan yg aneh, burung camar terbang menari-nari di atas kepala kita juga tampak sangat damai, sementara manusia yang membanjiri tempat wisata seperti Topkapi, Blue Mosque, Hagia Sophia tidak membuat mereka takut. Unsur-unsur kehidupan ini bernafas bersama-sama, dan hal ini yang membuat kota Istanbul sangat ramah untuk berbagai jenis mahluk hidup.

Seperti turis lainnya, tentunya saya dan suami mengunjungi beberapa top destination di Istanbul seperti Aya Sofia, Blue Mosque, Basilica Cistern, Galata Bridge, Topkapi Palace. Semua ini ga bisa diselesaikan dalam satu hari ya, karena tidak semuanya buka setiap hari, jadi musti pintar-pintar mengatur waktu. Dari semua nya yang membuat saya ‘wuiihhhh’ tarik nafas panjang adalah Basilica Cistern dan Topkapi Palace karena kita bisa melihat peninggalan bersejarah seperti pedang, pakaian, sisa janggut dari Nabi Besar Muhammad Saw. Dan satu lagi ‘Sufi Dance’, ada beberapa tempat yang menyajikan pertunjukkan tarian ini, namun kami memilih Hodja Pasha Cultural Center, memang agak mahal, tapi tempat dan ruangannya yang mendukung membuat hati terasa sejuk dan khusuk saat menikmati Sufi Dance yang terkenal itu. Inti dari tarian ini hanya gerakan berputar-putar sebenarnya, namun makna dibalik itu yang membuat saya trenyuh, bahwa manusia dapat berkomunikasi dengan Sang Pencipta melalui media apapun. Oh iya, kita tidak boleh bersuara, dan mengambil foto saat komunikasi ini dimulai.

Karena kota ini penuh sejarah, dan sisa –sisa sejarah tersebut dijaga dengan baik, maka tidak aneh kalau di berbagai pusat budaya kita banyak melihat group tour anak-anak sekolahan yang berlarian kesana kemari, saya sempat ngobrol dengan beberapa diantara mereka, believe it or not, mereka tau betul sejarah negaranya. Bravo kids!

Beberapa Tips saat mengunjungi Istanbul:

  1. Siapkan 1 hari khusus untuk Topkapi Palace, anda tidak akan menyesal deh!
  2. Supaya cepat, beli tour pass yang bisa digunakan selama beberapa hari untuk mengunjungi tempat –tempat terkenal di Istanbul karena akan hemat waktu memotong antrian.
  3. Jika anda ke Spice Market, coba deh explore lebih lanjut bagian pasar di belakangnya, kalau saya senang sekali dengan berbagai macam house hold seperti bed sheet, sofa cover, perihasan, scarf dan lain-lain yg harganya jauhhh di bawah harga Indonesia.
  4. Untuk tour Bosporus, anda ga perlu ambil yang 1 hari full, cukup ambil yang ½ hari saja sudah oke. Tiketnya bisa di beli di pelabuhan, gampang bgt kok, ga perlu ikut tour segala.
  5. Di depan spice market dan dekat tempat beli tiket Bosporus tour, ada fish cake yg enak banget, kiosnya ada di kapal, yang beli antriannya panjang, and very cheap! Enaknya luar biasa!
  6. Saat anda jalan – jalan kaki di baik di Sultan Ahmed maupun Taksim, jangan lupa iseng-iseng masuk ke jalan jalan kecil , dan temukanlah surga Cai , tempat orang orang Turki kumpul dan menghabiskan waktu sambil ngobrol sambil minum teh dengan gelas kecil dan gula batunya, coba duduk disana dan nikmati suasananya. Lakukan sesering mungkin, dan banyak senyum, karena orang Turki ramah ramah untuk diajak ngobrol, temukan teman baru di sana.
  7. Saat anda minum kopi turki, kalau anda belum selesai , tutup kopi anda dengan tatakannya, maka kopi anda tidak akan diambil oleh pelayan. Oh dan mereka punya tradisi meramal ampas kopi lo.
  8. Mau coba yang aneh? Coba mandi di Hamam, anda bisa mandi sendiri atau memilih untuk dimandikan oleh pelayan disana. Hamam ini banyak bertebaran di Istanbul dengan berbagai harga. Agak aneh sih, tapi untuk apa ke Turki kalo ga nyoba tradisi yang satu ini?
  9. Semua makanan di Turki kalau tidak dipanggang dengan dilumuri olive oil + garam dan merica ( percaya deh olive oil murah banget disana) atau di steam. Sehat kan ? (walau saya akhirnya kangen sama vetsin haha).
  10. Jangan lupa makan Turkish Delight, sweet and total mind blowing, delicious.
  11. Di Istanbul, banyak sekali mesjid, jadi kita bisa ibadah sambil menikmati mesjid yang bagus-bagus itu.
  12. Di Taksim street, ada mango factory outlet, dimana harga-harga nya sangat miring. Buat ibu-ibu yang suka brand ini, silakan dikunjungi.
  13. Jika anda termasuk orang yang suka ke belakang, siapkan koin, karena di Turki kita harus membayar jika ingin menggunakan toilet umum.
  14. Kenapa saya pilih akhir Maret untuk perjalanan ini, karena harga-harga masih murah, begitu tanggal 1 April, semua harga baik itu penginapan, bis dan lain-lain akan naik sedikit karena sudah memasuki periode Summer.
  15. Transportasi di Istanbul gampang, ada MRT ada bis dan ada Monorail juga, don’t worry.
  16. Walaupun saya tidak menggunakan layanan ini, namun dari Taksim ada bus yang langsung dari dan menuju airport, lebih murah ketimbang menggunakan taksi (seperti saya – karena bawaan saya banyak banget haha)
  17. Perjalanan menggunakan tour and travel memang terkesan lebih ringkes, tapi percaya deh Istanbul ga mungkin di explore hanya dalam waktu 2-3 hari saja. Atur itinerary anda sendiri, karena too many things to see, so many things to feel, and in the end I fell in love with the city and the people.

3 COMMENTS

  1. Hi,

    Good infomation, i like it so much.
    This Dec saya sekeluarga akan ke Turkey for 2weeks.
    Any other infomation u want to share with me.
    Saya akan ke Cappadocia, Selcuk & akhir ke Istanbul.
    No HP saya +6582984361 boleh whatsapps.
    Thank you.

    Regards,
    Zaini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.