Pesona Purba Candi Mendut

0
2218

Tak sempurna rasanya bila Anda berkunjung ke Candi Borobudur tanpa singgah ke Candi Mendut. Candi Mendut adalah Candi Agama Budha yang terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sekitar 38 km ke arah barat laut dari Jogjakarta. Candi Mendut jaraknya sekira 3 km dari Candi Borobudur dan dapat dijangkau dengan menggunakan jasa angkutan kota, ojek, taksi, atau bus.



Ada apa saja di komplek wisata Candi Mendut? Candi Mendut terletak di pinggir jalan besar, jadi tidak susah untuk mencari lokasinya. Dari luar pagar, Candi Mendut tampak megah, berwibawa dan kesan purbanya terasa kental. Bila berkunjung saat sore hari menjelang mentari tenggelam akan terasa pesona magis dari Candi Mendut.

Setelah tiba di lokasi Candi Mendut, Anda akan berjalan menelusuri tempat jualan sovenir dan aneka makanan untuk menuju ke tempat penjualan tiket. Tiba di loket penjualan tiket, Anda dapat membeli tiket dengan harga sekira Rp 3.000 per orang. Setelah membeli tiket Anda bisa memasuki kompleks wisata Candi Mendut.

Berada di dalam komplek candi, Anda akan merasakan suasana purba saat menyentuh batu-batu bangunan candi. Informasi dari staf purbakala mengatakan Candi Mendut diperkirakan dibangun oleh Raja Indra dari wangsa Syailendra pada tahun 824 Masehi. Perkiraan itu berdasarkan isi Prasasti Karangtengah (824 M), yang menyebutkan bahwa Raja Indra telah membuat bangunan suci bernama Wenuwana (hutan bamboo). Oleh ahli arkeologi Belanda bernama J.G. de Casparis, kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut.

Penemuan Candi Mendut terjadi pada tahun 1836. Saat itu seluruh bangunan Candi Mendut diketemukan, kecuali bagian atapnya. Pada tahun 1897-1904, pemerintah Hindia Belanda melakukan pemugaran yang pertama. Kaki dan tubuh candi berhasil direkonstruksi.

Candi Mendut memiliki denah dasar berbentuk segi empat. Tinggi bangunan mencapai 26,4 m. Bahan bangunan Candi Mendut adalah batu bata yang ditutupi dengan batu alam. Bangunan ini terletak pada sebuah basement yang tinggi, sehingga tampak lebih anggun dan kokoh.

Tangga naik dan pintu masuk menghadap ke barat daya. Di atas basement terdapat lorong yang mengelilingi tubuh candi. Pada dinding-dinding candi terdapat sejumlah relief yang menarik bentuknya. Relief-relief tersebut merupakan sebuah cerita dari sebuah kejadian dan memiliki arti yang penting bagi pemeluk agama Budha. Atapnya bertingkat tiga dan dihiasi dengan stupa kecil yang berjumlah 48 buah.

Di ruangan yang cukup luas di dalam tubuh Candi Mendut terdapat 3 buah Arca Buddha. Ketiga arca dalam ruangan ini memakai dilengkapi dengan “prabha” atau sinar kedewaan di sekeliling kepalanya.

Puas menelusuri tiap jengkal dan tiap sudut candi, Anda dapat turun ke bawah melewati tangga candi menuju tanah lapang yang terawat bersih dan rapi. Tapi, sebelum keluar dari komplek Candi Mendut, ada baiknya Anda menghibur diri dengan berteduh, berfoto atau bergelantungan di akar pohon beringin yang menjuntai hampir menyentuh tanah yang letaknya di sebelah candi Mendut. Ya, di sebelah Candi Mendut terdapat pohon beringin raksasa yang usianya diperkirakan telah mencapai ratusan tahun lebih.

Puas berteduh, berfoto dan bermain akar pohon beringin, Anda dapat mencari sovenir yang di jual di sekitar kompleks candi. Sovenir yang dijual adalah beragam bentuk gantungan kunci, patung-patung hewan berbagai ukuran, kaos, baju, tas, lukisan, beragam jenis batik, miniatur candi dan lain-lain. Harga sovenirnya di sini lebih murah daripada di Candi Borobudur.

Setelah mendapat souvenir Anda dapat menikmati aneka jajanan yang tersedia di sekitar komplek Candi Mendut. Salah satu makanan favorit adalah Kupat Tahu Magelang. Ada juga makanan lainnya seperti Mie Ayam, Bakso, Nasi Rames, Es Buah, Es Campur, Es Kelapa, Bakmi Jawa, Wedang Roden, Aneka Jenis Jus Buah dan lain-lain. Rusman Widodo, 7 Mei 2015.

Rusman Widodo berprofesi sebagai Penyuluh HAM di Komnas HAM. Suami dari seorang istri dan ayah dari tiga orang anak (2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan). Tinggal di Jakarta Timur, menyukai traveling dan kuliner keberbagai tempat.

Tips Berkunjung ke Candi Mendut:

  1. Datang pagi hari sebelum jam 10.00 WIB atau sore hari setelah jam 15.00 WIB biar tidak terlalu panas.
  2. Gunakan jasa pemandu wisata bila Anda ingin tahu cerita tentang sejarah Candi Mendut dan arti gambar relief di dinding candi.
  3. Gunakan topi atau payung dan kacamata hitam bila datang siang hari dan cuaca panas.
  4. Foto dengan background relief candi akan sangat menarik hasilnya.
  5. Saat beli sovenir jangan takut untuk menawar karena diperbolehkan menawar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.