Tamasya Batik ke Bengkulu

0
2680



Basurek secara harfiah berarti bersurat. Basurek merupakan sebutan khas untuk jenis batik tulis yang permukaannya bertuliskan aksara Arab. Kain batik basurek dapat kita temukan di Sumatera, terutama di Bengkulu. Motif  aksara Arab pada kain besurek ada dapat dibaca dan memiliki makna tertentu, namun sebagian besar hanyalah hiasan mirip aksara Arab tanpa makna. Pada kain besurek dengan motif yang terbaca, aksara Arab yang dijadikan motif biasanya berupa kalimat syahadat, Basmallah, Asmaul Husna dan potongan ayat–ayat suci Al–Quran. Motif–motif ini dilukiskan menyerupai bentuk flora dan fauna seperti burung, singa atau bentuk bunga.

Munculnya motif kain basurek ini memang tidak lepas dari masuk dan berkembangnya pengaruh  Islam di Sumatera. Menurut berita Cina, Islam masuk ke Sumatera sekitar abad ke-7 M pada zaman dinasti T’ang, namun demikian belum ditemukan bukti–bukti arkeologis mengenainya. Selanjutnya hubungan dagang antara Sumatera dan pedagang muslim membuat perkembangan agama Islam di Sumatera semakin pesat. Mereka berasal dari Gujarat, Turki, dan para pedagang Timur tengah.  Selain melalui perdagangan, kegiatan ibadah haji yang dilakukan muslim asal Sumatera tanpa sengaja ikut serta mempengaruhi kehadiran kain–kain bermotif Timur Tengah yang menginspirasi motif kain–kain yang ada di Nusantara. Alhasil, kain–kain ini  masuk ke Sumatera dibawa oleh para jemaah haji  dan menjadi inspirasi  bagi para pembatik setempat.

Untuk mengenal basurek lebih jauh, kali ini Gelar mengajak para pencinta seni budaya untuk bergabung dan berburu batik basurek langsung di tempat asalnya yang akan diadakan pada 9-10 Maret 2013.

Yuk, segera daftar!

(Program ini dipersembahkan oleh GELAR, didukung oleh majalah Tamasya)
INFORMASI PROGRAM & PENDAFTARAN :
Githa 0857-14296216 / githa@gelar.co.id / info@gelar.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.