Perjalanan udara di masa Pandemi Corona. Sulitkah?

1
347
photo: citilink facebook

Ingin sedikit cerita dan berbagi pengalaman saat melakukan perjalanan pribadi dari Bogor ke Makassar. Di masa Pandemi Corona tentunya tidak semudah melakukan perjalanan seperti saat normal. Lalu bagaimana caranya? Walau di media dan di internet sudah banyak tersebar informasi tentang ini, tapi tetap saja masih ada rasa ragu. Apakah akan sulit?



Pertama yang saya lakukan adalah mencari tiket dahulu. Banyak yang bilang, jumlah penerbangan berkurang. Apa benar? Saya cek di salah satu aplikasi travel, kebetulan ada penerbangan citilink dengan harga yang sangat murah (buat saya) yaitu Rp.600.000. Motivasi untuk berangkat ke Makassar makin besar. Setidaknya ada tiket dengan harga yang “tidak wajar”.

Tidak pikir lama, saya telfon call center citilink di 0804 1 080808 menanyakan syarat apa saja yang dibutuhkan. Singkatnya menurut mereka, persiapkan surat keterangan bebas Covid-19 (hasil test PCR atau rapid test) dan datang ke bandara 4 jam sebelum keberangkatan. Menurut saya, 2 poin ini yang paling penting selain bawa KTP tentunya. Sebagai catatan, karena domisili saya di bogor jadi tidak perlu mengurus Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

Untuk test PCR atau rapid test saya lakukan di prodia Bogor. Pastinya ada juga tempat lain yang memberikan layanan serupa di Bogor, salah satunya BMC Mayapada Hospital.

Setelah itu apa ada lagi hal lain? Sudah hanya ini saja. selebihnya adalah download aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC) atau jika tidak ingin cukup dengan mengisi kartu kuning Health Alert Card (HAC) atau kartu kuning pertanda kewaspadaan di bandara.

Kesimpulan.

Persiapkan hal ini untuk menempuh perjalanan dengan pesawat.

  • Surat keterangan bebas Covid-19 (hasil test PCR atau rapid test)
  • Persiapkan KTP.
  • Datang ke bandara 4 jam sebelum keberangkatan.
  • Download aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC) atau mengisi kartu kuning Health Alert Card (HAC) saat di bandara.

Terbang tidak perlu terlalu kuatir. Yang penting, ikuti setiap aturan dan tetap jaga protokol kesehatan dan keselamatan (Jaga jarak, gunakan masker dan cuci tangan setiap saat)

1 COMMENT

  1. Saat ini sudah tidak ada lagi pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di Bandara Soekarno Hata. Hal ini menyusul keputusan Pemprov DKI Jakarta yang sudah tidak memberlakukan lagi SIKM & menggantinya dengan pemeriksaan Corona Likelihood Metric (CLM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.