Balikpapan, Pesona Tersembunyi di Timur Kalimantan

0
75

Suatu ketika, saya dan keluarga kembali ingin bertualang ke kota yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Balikpapan kemudian menjadi pilihan kami karena kebetulan saya pernah ke sana dalam rangka tugas kantor.



Mendarat di Balikpapan

Kami mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, kota Balikpapan. Bandara ini dahulu bernama Bandara Sepinggan dan menjadi bandara dengan renovasi modern terbaik kedua setelah (dan mirip) Bandara Kualanamu, Medan. Barulah kemudian Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Banten, direnovasi menyerupai keduanya.

Bandara Sepinggan juga melayani penerbangan international langsung ke luar negeri lho, karena banyaknya pekerja asing yang bekerja di kilang minyak maupun tambang batubara di sini.

Citarasa Makanan di Balikpapan Yang Pekat

Karena kami sekeluarga ingin wisata kuliner di tempat baru maka kami memutuskan untuk memanjakan lidah dan mencoba beberapa resto yang direkomen penduduk lokal.


Kedai Kopi Mantaw 

Sebaiknya pilih paket menginap di hotel tanpa breakfast saat berlibur ke Balikpapan. Kenapa? Karena sarapan pagi yang super nikmat sudah menunggu kita di Kedai Kopi Mantaw di Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan. Jangan lupa pesan Bubur Manado, Bubur Ayam, terutama Mantaw Gorengnya. Semua enak dan suasana sarapan pagi bareng penduduk setempat benar-benar bikin segan beranjak.

Menjelang makan siang, kami bergegas menuju Warung Ikan Bakar Pelangi. Warung makan sederhana berbentuk rumah panggung ini cukup ramai dipadati pecinta makanan laut.


Aneka ikan laut bakar menggiurkan

Kami memesan Ikan Kakap, Ikan Kuwe dan Ikan Baronang semua dibakar untuk makan siang. Dan ketika semua hidangan datang, wow semua daging ikannya sangat tebal dan segar. Ini jelas hidangan laut terbaik yang pernah kami dapati sepanjang masa. Kami pun berkesimpulan kalau kuliner Balikpapan rasanya sangat pekat/medok, jadi cocok dengan lidah pendatang dari Pulau Jawa.

Hotel Di Tepi Pantai

Kami sekeluarga menginap di Hotel Le Grandeur yang memiliki private beach. Jadi suasana pinggir pantai yang kami nikmati bukan saja indah tapi juga memberi ketenangan batin. Apalagi kalau kita ingin menepi sejenak dari kesibukan kerja, atmosfer hotel ini mendukung sekali.

Kalian juga bisa menginap di Hotel Aston dengan ocean view yang tak kalah breath-taking.

Oleh Oleh Khas dari Balikpapan

Sebelum kembali pulang ke Jakarta, kami juga berburu oleh-oleh. Kali ini kami mengunjungi Toko Bontings BSB. Aneka cemilan khas buatan pelaku UMKM Balikpapan dan kota Samarinda dijual di sana. Kami membeli beberapa bungkus Amplang kerupuk ikan, dan beberapa jenis snack lain untuk dibawa pulang.

Setelah itu kami lanjut makan siang yang porsinya sedang karena di pesawat nanti akan mendapat makan siang juga. Jadilah kami meluncur menuju Bakso Lik Min. Lagi-lagi kami sekeluarga terkesima karena ini adalah bakso sapi terlezat yang pernah kami makan. Kuahnya gurih dan rasa baksonya pun asli daging.


Bakso terlezat se Indonesia ada di Balikpapan.

Dan akhirnya sebelum kembali ke Bandara Sepinggan, kami mampir di Resto Kepiting Dandito untuk membeli Kepiting Saus Lada Hitam yang sangat terkenal enak dan laris itu. Ukuran kepitingnya sangat besar, karena dibudi daya secara khusus untuk diolah di Resto Dandito. Jadi kita tak akan menyesal. Kepiting Dandito juga dikemas dengan rapi dalam kardus ukuran kecil sehingga memudahkan untuk disimpan di dalam kabin pesawat.


Kepiting Saus Lada Hitam kesukaan anak saya.

Setelah semua tempat kuliner rekomendasi penduduk lokal kami kunjungi, akhirnya kami sekeluarga kembali pulang ke Jakarta dengan perasaan takjub sekaligus ingin kembali ke Balikpapan suatu saat nanti.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.