Beribadah Umrah plus Turki besama Keluarga

2
3414

Awal tahun 2015 lalu, saya dan keluarga berkesempatan untuk mengikuti beribadah umrah ke Baitullah Mekkah & Madinah bersama Minarfa Tours & Travel. Tetapi selain berkunjung ke tanah Haram, kami juga berkesempatan untuk mendatangi kota cantik nan indah yaitu Istanbul, Turki yang sarat dengan sejarah kebudayaan Islam.

Dengan total perjalanan selama 10 hari, kami berkunjung ke Istanbul terlebih dahulu. Kami mengunjungi landmark-landmark kota Istanbul seperti Hagia Sophia, Blue Mosque, Obelisk of Theodosius dan sebagainya.
Perjalanan pertama kami yaitu menuju Hagia Sophia, dimana tempat tersebut dulunya merupakan gereja, lalu direbut oleh Sultan Mehmed II dan menjadikan gereja tersebut menjadi Masjid. Saat ini Hagia Sophia telah menjadi museum yang di mana terdapat simbol sakral yang menyesuaikan sejarahnya terdahulu yaitu simbol Bunda Maria, Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT.

Tidak Jauh dari Hagia Sophia terdapat Mesjid Biru nan indah yang biasa disebut Blue Mosque dan merupakan salah satu landmark dari kota Istanbul. Arsitektur Blue Mosque ini sangat indah baik dari luar maupun dari dalam. Senang rasanya bisa berkesempatan untuk melakukan ibadah di dalam Blue Mosque.

Masih dikawasan yang berdekatan, kami sekeluarga juga berfoto di Obelisk of Theodeous. Kawasan ini sangat indah, dan pada saat itu udaranya sangat sejuk, membuat kami ingin berlama-lama menikmati pemandangan sekitar.

Hari selanjutnya di Istanbul, kami berkesempatan untuk menyeberangi selat Bhosporus, yaitu selat yang memisahkan Benua Asia dengan Benua Eropa. Kami menaiki kapal ferry untuk menikmati indahnya pemandangan di Selat tersebut. Tapi agak disayangkan, cuaca pada saat itu sedang hujan dan agak lebih dingin, jadi tidak bisa berlama-lama duduk di luar kapal karena cuaca.

Di hari yang sama, Istanbul turun salju! Merupakan kesempatan emas bagi kita yang tinggal di iklim tropis untuk bisa merasakan turunnya salju. Dan itu sangat menyenangkan!

Hari terakhir di Istanbul, kami mengunjungi Dolmabahçe Palace. Lokasinya berada di ‘sisi eropa’ dari Selat Bosphorus. Bangunannya juga merupakan istana kediaman bagi seorang sultan di mana terdapat kurang lebih 285 kamar, 43 ruangan, serta kurang lebih 4000 kg lampu-lampu kristal yang indah. Kompleks Istana ini sangat indah dengan pemandangan langsung menghadap Selat Bhosporus.

Ketika memasuki istana, tidak diperkenankan mengambil gambar didalam istana tersebut. Sayang sekali. Tapi memang bisa dikatakan, dalam istana pun sangat indah!

Ibadah Umroh

Dengan total 3 hari kami sekeluarga bersama rombongan menjelajah Kota Istanbul, berikutnya kami mendatangi salah satu tanah haram yaitu Kota Madinah. Kota yang terkenal dengan Masjid Indahnya yaitu Mesjid Nabawi, salah satu masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW, dan juga terdapat makam Nabi Muhammad SAW. Perjalanan ke Masjid Nabawi sungguhlah sangat berkesan, di sana kami mendapat pengetahuan tambahan mengenai sejarah dan membuat rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW semakin besar. Memang tidak bisa dipungkiri, Masjid Nabawi juga memiliki pemandangan yang indah dengan ciri khas payung-payungnya, dan pemandangan ketika matahari terbit sungguhlah tidak ada duanya.

Setelah dari kota Madinah, saya dan rombongan langsung ke Mekkah untuk melaksanakan Ibadah Umroh. Bagi saya pribadi, ini merupakan pertama kalinya dalam menjalani ibadah Umroh, jadi sangat excited melakukannya. Rombongan sampai di Kota Suci Mekkah pada waktu tengah malam, dan setelah check in di Hotel, kami langsung menuju Masjidil Haram untuk melakukan Ibadah. Bagi yang belum pernah, tentu akan sangat menantikan melihat Ka’bah secara langsung dengan mata kepala sendiri, dan itu yang saya rasakan! Hehe Singkat cerita, Alhamdulillah kami sekeluarga telah selesai melaksanakan ibadah Umroh, dan pada saat itu kondisi Masjidil Haram sangat ramai!

Selain beribadah di Masjidil Haram, rombongan diajak juga oleh Tour untuk mendatangi tempat-tempat bersejarah yang ada. Seperti contohnya adalah Jabal Rahmah. Tempat ini merupakan tempat bersatunya Nabi Adam A.S. dan Siti Hawa setelah terpisah ratusan tahun di muka bumi. Tempat ini juga sangat identik untuk tempat berdoa untuk segera dipertemukan dengan pasangan hidup. Hehe.

Sebelum kembali ke tanah air, kami berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan laut merah dan beribadah di masjid terapung Jeddah atau biasa disebut dengan Masjid Al-Rahma. Masjid ini sangat indah berada terapung di laut Merah, dan tentunya dengan pemandangan langsung menghadap laut Merah.

Alhamdulillah, saya dan keluarga masih bisa diberikan kesempatan untuk melakukan Ibadah Umroh sekaligus menikmati indahnya kota Istanbul serta melihat kebudayaan Islam di sana. In Shaa Allah diberikan kesempatan lagi untuk beribadah di tanah suci di kemudian hari, Amin.

Cerita dan photo oleh: Putri Anindita
BersamaMinarfa Tours & Travel

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.