Jalan-jalan sehari di Pandanaran kota Semarang

0
10142

Kebetulan hari Selasa kemarin (3 September 2013) dapat waktu libur. Walau hanya satu hari, tapi cukup untuk buat rencana jalan-jalan ke kota Semarang. Ini kali pertama saya mengunjungi ibu kota Jawa Tengah.

Pesan tiket Lion air untuk sekali perjalanan. Hati cemas juga gara-gara lihat pemberitaan di media tentang keterlambatan maskapai ini. Untungnya, saat hari Selasa tidak ada kendala. Tiba di bandar udara Soekarno Hatta pukul 5 pagi, lalu boarding pukul 8:00 am. Lancar.

Bandara Soekarno Hatta di waktu pagi.
Bandar udara Soekarno Hatta di waktu pagi. Terminal 1A untuk maskalai Lion Air rute Jawa.

Setelah satu jam perjalanan udara, tibalah saya di Bandar Udara Internasional Achmad Yani Semarang.

Karena waktu terbatas, jadi liburan dan jalan-jalan di Semarang hanya dihabiskan dalam waktu singkat, lalu dilanjut dengan mengunjungi jl. Pandanaran untuk wisata kuliner dan belanja oleh-oleh khas Semarang. Jalan ini memang surganya belanja oleh-oleh seperti: Wingko, Lumpia, Bandeng Presto dan lain-lain.

Lawang Sewu adalah sebuah gedung bekas kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein. Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu) karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).
Lawang Sewu adalah sebuah gedung bekas kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein. Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu) karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).
Tugu Muda: monumen untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang.
Tugu Muda: monumen untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Tempat populer dan terkenal untuk belanja Bandeng presto adalah Toko Bandeng Juwana. Namun kali ini saya disarankan untuk belanja di toko Bandeng Bonafide (letaknya sederet dengan Juwana). Alasannya kenapa? katanya sih untuk saat ini Bandeng di sini lebih enak dan empuk. Mmm… bisa benar, bisa juga tidak, semua tergantung selera masing-masing.

Selain menawarkan produk ikan Bandeng dengan olahan presto, di Bandeng Bonafide juga ada varian lain dari olahan Bandeng seperti Bandeng Crispy.

Toko Bandeng Bonafide letaknya sederet dengan Juwana.
Toko Bandeng Bonafide letaknya sederet dengan Juwana.

Note: Bandeng presto yang dibeli tidak tahan lama, ya. Jadi bandeng baiknya dikonsumsi dalam satu atau dua hari setelah dibeli. Pada kemasan bandeng akan tertera daya tahan bandeng, apakah satu hari atau dua hari.

Setelah sukses memborong Bandeng, sekarang menuju Lunpia Semarang “Mataram” (begitu nama tokonya) untuk berburu Lunpia. Toko ini menyajikan lunpia yang disajikan dengan digoreng atau basah.

Lunpia Mataram khas peranakan China telah melekat kuat sebagai penganan khas Semarang. Tempat utama jajanan lunpia: Gang Lombok, Jalan Pemuda, Jalan Mataram, Jagalan serta Jalan Pandanaran Semarang. Masing-masing memiliki ciri khas walaupun pengelolanya masih punya ikatan keluarga.
Lunpia Mataram khas peranakan China telah melekat kuat sebagai penganan khas Semarang.
Lunpia bisa disajikan dengan digoreng atau basah.
Lunpia bisa disajikan dengan digoreng atau basah.
Petunjuk / cara penyajian Lunpia Mataram
Petunjuk / cara penyajian Lunpia Mataram.
Jalan-jalan ke Semarang nggak mungkin ga bawa oleh-oleh untuk ke luarga dan orang-orang terdekat.
Jalan-jalan ke Semarang nggak mungkin ga bawa oleh-oleh untuk ke luarga dan orang-orang terdekat.
Coba satu Lunpia Goreng di tempat. Lezat!
Coba satu Lunpia Goreng di tempat. Lezat!
Silsilah Lunpia Mataram: Masing-masing memiliki ciri khas walaupun pengelolanya masih punya ikatan keluarga.
Silsilah Lunpia Mataram: Masing-masing memiliki ciri khas walaupun pengelolanya masih punya ikatan keluarga.

Tempat utama jajanan lunpia: Gang Lombok, Jalan Pemuda, Jalan Mataram, Jagalan serta Jalan Pandanaran Semarang. Masing-masing memiliki ciri khas walaupun pengelolanya masih punya ikatan keluarga.

Ke Semarang memang harus menikmati ragam makanan yang tersedia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.