Ke Eropa untuk ngerasain gimana sih suasana Natal dan Tahun di sana

0
9364
PUERTA DEL ALCALA.

19 Desember 2013 sampai 4 Januari 2014 lalu saya melakukan perjalanan ke Eropa. Mau ngerasain langsung, gimana sih suasana Natal dan Tahun baru di sana. Negara-negara yang saya kunjungi kali ini adalah Italia (Roma, Florence, Venice, Milan), Spanyol (Barcelona dan Madrid) dan Inggris (London dan sekitarnya)

ROMA

Saya tiba di Roma hari Jumat tanggal 20 Desember 2013 pukul 6 pagi. Dari airport Fiumicino menuju Hotel saya di daerah Termini (Central Station kota Roma) naik bus Terravision hanya seharga 4 euro. Setelah check -in hotel untuk 2 malam, tujuan pertama saya adalah Vatican City. Karena kalau dilihat dari peta, jarak antara hotel saya dan Vatican City lah yang paling jauh.  Tiba di sana antrian sudah sangat panjang, dan banyak sekali calo yang menawarkan jasa tur untuk masuk tanpa harus antri. Jangan ambil tur dari calo, karena ternyata ada juga kok tur resmi dari Vatican yang menawarkan jasa yang sama.  Kecuali anda memang menyediakan   waktu seharian di Vatican dan rela mengantri lama, sebaiknya anda ambil tur resmi ini.  No Lines, Tour Guide, Save Time!  Puaslah anda melihat keindahan Basilica  St.Petro, Sistine Chapel dan Musei Vaticani.

Selain Vatican, objek wisata lain di  Roma gak terlalu makan waktu untuk antri kok. Bahkan dari hotel saya, jalan kaki pun gak terlalu jauh ke Colloseum, Palatino Hills dan Roman Forum (3 tempat ini memang berdekatan) dan lalu melanjutkan perjalanan ke Trevi Fountain untuk lempar koin dan make a wish: “mudah-mudahan bisa kembali ke Roma. Tapi ada yang bayarin hahaha”

JALAN MENUJU MVSEI VATICANI
HARI ITU DI COLLOSEUM ADA BEBERAPA PASANGAN YANG FOTO PRE-WEDDING. SALAH SATUNYA PASANGAN INI. JUST MARRIED, JUST BEAUTIFUL.
ONE OF THE HIGHEST TREE IN PALATINO HILLS

It’s true what they say: “Rome, wasn’t built in one day”

FLORENCE/PISA

Dari Roma ke Florence naik kereta hanya 1,5 sampai 2  jam.  Saya di sini hanya 2 hari 1 malam.  Landmark yang harus dikunjungi adalah Piazza del Duomo dan Piazzale Michelangelo. Bukan, beliau bukan anggota Kura-Kura Ninja, tapi seniman terkenal asal Italia.

Hari  pertama, saya ke tempat-tempat tersebut dan sisa harinya saya pakai untuk ke Pisa. Hanya untuk foto di Leaning  Tower Pisa. Lalu kembali ke Florence naik kereta. Percaya deh di Pisa gak ada apa-apa selain menara itu.

Hari kedua seharian saya pergi keluar kota Florence ikut tur ke Outlet Fashion Premium Brands yaitu The Mall untuk  SHOPPING! Yeay! Selain The Mall sebenernya ada satu lagi yaitu Prada Outlet. Harganya otomatis jauh lebih murah dari yang di boutique.

SALAH SATU MAHA KARYA MICHELANGELO. PATUNG “DAVID”. SILAHKAN GOOLING SENDIRI SIAPA SEBENARNYA SI DAVID INI?
THE AMAZING PIAZZA DEL DUOMO
TIBA DI CENTRAL STATION FLORENCE: FIRENZE SANTA MARIA NOVELLA

Sebenernya kalau anda pergi di saat Summer / Spring, anda bisa menikmati tur local lain dari Florence ke daerah pedesaan di Tuscany dan melihat keindahan perkebunan anggur, rumah-rumah di pinggir bukit dan juga di pinggir laut. Jadi sediakan waktu lebih di Florence kalau mau lebih puas dari saya hehe..

VENICE

Waduhh. Venice sepi banget. Itulah kira-kira kesan pertama saya terhadap kota ini. Ya sih, saya nyampe di Venice sekitar  jam 11 malam. Tapi ini bener-benar sepi. Jalan-jalan (lebih  mirip gang sih) di kota Venice sudah terlihat sangat sedikit orang yang lalu-lalang. Di sini saya menyediakan waktu 2 hari 2 malam. Christmas Eve dan Christmas Day nya saya habiskan di sini.

Setelah check -in  hotel,  saya makan malam di salah satu (dari sangat sedikit) restoran yang buka di jam itu. Penasaran, akhirnya saya t anya sama salah satu staff resto, apakah Venice memang selalu sepi begini.

Jawabannya: IYA.

Kecuali summer (yang memang ramai turis) kurang lebih ya seperti itulah Venice. Jam 10 sudah sepi. Orang-orang sudah pada istirahat. Besok pagi nya baru ramai kembali. St. Marco Square,  Rialto Bridge,  Lido Island,  Gondola. Itulah yang  saya  kunjungi dan lakukan selama di Venice.  Berharap suasana Natal sangat terasa, tapi ternyata nggak. Ibarat Jakarta aja kalau klo lebaran. Family Time, jalan-jalan jadi sepi.

ENJOYING THE HOT WINE. BARU TAU ADA HOT WINE.
SEKECIL INILAH KIRA-KIRA JALANAN DI VENICE. GAK ADA MOBIL, GAK ADA MOTOR, CUMA BISA JALAN KAKAI ATAU NAIK WATER TAXI.
SIAP-SIAP MAU NAIK GONDOLA.
ONE OF GONDOLA STATION.
ST. MARCO SQUARE. PUSAT KERAMAIAN DI KOTA VENICE.

Intinya kalau anda pergi sama pasangan, tempat ini sangat romantis. Naik Gondola  (80 Euro) pasti akan menyenangkan sekali. Venice ini termasuk salah satu kota paling mahal di Italia.  Buat saya pribadi, ini bukan  tempat kesukaan, dan saya akan mikir dua kali kalau mau balik ke sini. Entahlah, mungkin saya hanya salah pilih waktu untuk datang ke sini.

MILAN

Dari hasil polling sama teman-teman yang sudah pernah ke Italia: Mending mana, 2 malam di Venice atau di Milan?

Jawabannya: Venice! Karena kata mereka di Milan gak ada apa-apa. Jadilah saya hanya 2 hari 1 malam di Milan.

DUOMO DI MILANO

Rencananya sih, mau belanja banget nih di kota Fashion ini pada tanggal 26 Desember yang memang terkenal dengan istilah Boxing Day, dimana toko-toko akan sangat besar ngasih diskon. Tapi ternyata salah, budaya  Boxing  Day yang memang asalnya dari London, gak terlalu terasa di Milan, malah kebanyakan toko tutup kecuali PRADA stores, dan beberapa Premium Stores di daerah Duomo dan itupun gak ada diskon. Lucunya, hari  itu banyak sekali turis Indonesia yang lagi shopping gila-gilaan di Milan. Ya walaupun gak diskon, saya juga belanja sih, sedikit.

BARCELONA

I LOVE BARCELONA! Di perjalanan dari bandara udara menuju hotel di daerah La Rambla saja, saya sudah tahu kalau saya akan suka banget sama kota ini. Kebetulan supir taksi yang nganter saya dari bandara meuju hotel  baik  dan sangat informatif. Selama perjalanan dia banyak ngasih tahu tempat-tempat menarik  di Barcelona.

Kota ini lengkap. Ada gunungnya dan ada pantainya. Suasana perkotaannya ramai. Kehidupan malam (nightlife) dan shopping scene-nya sangat menarik! Tapi ingat, tingkat kriminalitas di sini juga tinggi. Supir taksi tadi ngasih tahu untuk jangan keluar malam sendirian, karena mereka bukan hanya mencopet, kadang ada beberapa orang jahil suka malak sama turis. Jadi tiap mau keluar malam, lebih baik pesan taksi dari hotel. Asal anda selalu waspada, hal-hal seperti ini seharusnya gak mengurangi kesenengan anda di Barcelona. Buat orang yang suka suasana kota seperti saya, kota ini cocok sekali.

BARCELONA CITY VIEW FROM GUELL PARC.
BEACH BARCELONETA. BARU NGERASAIN KE PANTAI PAKE COAT, ANGINNYA KENCENG DAN DINGIN BANGET, WALAUPUN MATAHARINYA CERAH.
AT PORT VELL.
DIBANDING GEREJA-GEREJA DI ITALY, SAYA LEBIH SUKA STYLE-NYA GEREJA SAGRADA FAMILIA DI BARCELONA INI, YANG SAMPAI SEKARANG PEMBANGUNANNYA GAK SELESAI JUGA.

Sagrada Familia,  Guell Parc,  La Rambla,  Football Stadium,  Port Vell,  Beach Barceloneta.  Cuma tempat-tempat itu yang sempat saya kunjungi dalam waktu 3 hari 2 malam.  Padahal masih banyak  tempat menarik lainnya. Naik bus Hop On Hop Off bisa sangat membantu. Nyesel banget gak sempet mampir ke Montserrat dan Tibidabo. Mudah-mudahan bisa balik lagi ke kota ini, minimal seminggu deh kalau mau puas. Amin!

MADRID

Pusat pemerintahan Spanyol, Madrid. Gak terlalu beda dengan Barcelona, Madrid juga gak kalah bagusnya. Yah kalau di Amerika, mungkin Barcelona itu New York dan Madrid itu Washington DC kali ya. Saya juga belum pernah ke Amerika sih, ini ke sok tauan saya aja, hehe.

Di Madrid juga saya menggunakan bus Hop On Hop Off. Berenti dan foto di Puerta Del Alcala, santai-santai sore di Parque del Retiro, dan menikmati suasana keramaian turis di Puerta del Sol.

SALAH SATU PUSAT KOTA MADRID. MARKAS BESAR KEPOLISIAN DI MALAM HARI.
SALAH SATU JALAN YANG DITUTUP OLEH POLISI KARENA AKAN RAMAI OLEH TURIS.
FREE HUGS DI SUDUT PUERTA DEL SOL.
MATADOR POSTER WITH MY NAME ON IT

Tapi serunya adalah, malam itu Madrid ramai sekali sama turis. Bahkan ada  beberapa jalan utama yang ditutup polisi karena banyak turis yang lalu-lalang. Nyesel banget gak menemukan di mana tempat nonton tarian Flamenco (karena saya nyasar terus setelah dikasih arahan sama orang local) dan saya juga gak menyaksikan pertujukkan Matador (kalau gak salah hanya ada pada saat summer). Oiya, klo ke Madrid jangan lupa bawa oleh-oleh poster Matador dan Flamenco yang dibawahnya ada tulisan nama anda sendiri.

LONDON

My number 1 favourite city so far.

Bahkan klo ada kesempatan, saya ingin sekali tinggal di sini. Ini kedua kali saya mampir ke London. Pertama di tahun2011. Di kunjungan pertama itu saya puas mengunjungi semua landmark (Big Ben, Westminster Abbey, Tower Bridge, Tower Of London, Buckingham Palace, dll) tapi ada yang gak sempet didatangin, makanya saya balik lagi.

Selain mau Tahun Baruan di Big Ben,  itinerary saya di London adalah ke Notting  Hill (mau foto di pintu biru dari film Notting Hill-nya Hugh Grant dan Julia Robert), Winter Wonderland di Hyde Park (temporary theme park selama  winter), Greenwich (foto di Royal Observatory nol derajatnya, dan foto di Old Royal Naval College lokasi syuting film Thor 2), Abbey Road (mau nyebrang ala The Beatles), Stonehenge, Windsor (istana  tempat tinggal ratu  sekarang), Roman Bath,  dan Warner Bros Studio: The Making Of Harry Potter Tour (yes I am a diehard fans)

WITH MY FRIENDS AT BIG BEN
THE DETAIL ARCHITECTURE OF KING’S CROSS RAILWAY STATION.
“OPEN THE BIFROST, HEIMDALL!”. KALO NONTON FILM THOR 2 PASTI TAU DIALOG ITU DAN TEMPAT INI. INI DI GREENWICH, KAMPUS OLD ROYAL NAVAL COLLEGE.
DI PORTOBELLO ROAD YANG TERKENAL DENGAN WEEKEND MARKET-NYA.
SETELAH HANDPHONE ILANG, DAN BESOKNYA HARUS KE STONEHENGE INI, BERSYUKUR KARENA ADA SATU TURIS YANG MAU FOTOIN PAKE HANDPHONE MEREKA DAN DIKIRIM LEWAT EMAIL.
ABBEY ROAD, PADAHAL DI ZEBRA CROSS MANAPUN KAYANYA AKAN SAMA DEH FOTONYA.
THE BLUE DOOR FROM THE MOVIE NOTTING HILL.
INSIDE THE WARNER BROS STUDIO TOUR : THE MAKING OF HARRY POTTER
THE DOUBLE DECKER BUS AT LONDON.

Thank God semuanya kesampean. Sedihnya adalah waktu mampir ke M&M’s World London, saya kehilangan iphone. Sudahlah, saya sudah ikhlas, gak mau ingat ini lagi. Daripada kenangan liburan jadi jelek. Walaupun sudh kehilangan handphone, London tetap jadi kota favorit nomer satu buat saya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.