4 cara lain menyimpan foto saat bepergian

1
3274

Beberapa tahun lalu saat memory hard drive kamera sudah penuh dengan foto jalan-jalan, biasanya kita beralih untuk menyimpannya dengan burn ke DVD atau masukin ke USB.

Semakin maju perkembangan teknologi, semakin banyak pula pilihan untuk menyimpan foto-foto saat traveling. Dari perangkat penyimpanan seperti Google Drive sampai media social seperti facebook jadi pilihan.

Mari kita lihat beberapa pilihan yang tersedia saat ini :

  1. External Hard Drive
    Memori yang dijanjikan cukup besar untuk menyimpan foto perjalanan. Tapi untuk sebagian orang, external Hard Drive cukup ribet dan kurang nyaman dalam penggunaannya karena  bentuknya yang besar dan sulit untuk dibawa kemana-mana.
  2. Flash Drives / disk
    Nah, ini dia gadget favorit untuk sebagian besar, termasuk saya. Kecil, mudah disimpan dan tersedia dengan pilihan kapasitas yang besar – bahkan sampai 128 GB. Memindahkan dan berbagi foto menjadi lebih mudah. Flash disk yang umum digunakan adalah Kingston dan Scandisk. Namun karena bentuknya yang kecil, gadget ini juga memiliki resiko hilang atau tertinggal.
  3. Cloud Storage
    Sebagian besar wisatawan dapat menyimpan sejumlah besar foto secara gratis di berbagai layanan storage internet, seperti Google Drive yang diluncurkan sejak April lalu. Jika perangkat keras kita hilang atau dicuri, maka semua foto digital akan hilang. Sedangkan di Cloud Storage cenderung lebih aman dan dapat diaksesnya dari mana saja. Google Drive memberi pengguna kapasitas penyimpanan hingga 5 GB dan gratis. Kekurangannya, kita harus memiliki akses internet terutama saat berada ditempat-tempat terpencil. Koneksi yang cepat juga dibutuhkan karena beberapa file foto memiliki ukuran yang besar.
  4. Media Social
    Mungkin ini bisa dikatakan media penyimpanan yang paling umum. Kita bisa langsung dengan mudah mengunduh file photo ke situs sosial seperti Facebook, Instagram, Pinterest dan berbagi informasi tentang perjalanan. Namun ini juga memiliki kekurangan loh. Selalin tergantung dengan koneksi Internet, kualitas file foto kita akan diturunkan dan agak sulit untuk diunduh agar dapat dicetak.

Terlepas dari perangkat atau layanan penyimpanan apa yang akan digunakan, pilihlah sesuatu yang menurut Anda paling aman, paling mudah untuk dibawa dan bisa diambil kembali kapan saja dengan mudsah dan cepat.

sumber : gadling.com

1 COMMENT

  1. Keren mba tips nya :)

    Emang sih kalau mau dapat yang 100% aman ga bakalan ada. Kalau saya biasanya mengandalkan flash disk dan back up di Cloud Storage (untungnya Google Drive sudah launch). Amazon Cloud Drive dan Apple iCloud juga ok.

    Yang ga kalah penting, sortir file photo menurut tingkat privacy: Yang umum boleh lah di-share di social media, yang untuk kebutuhan cetak dan ga mau dishare simpan di flashdisk.

    Tapi kalau untuk yang benar-benar pribadi, sebaiknya langsung upload ke Cloud Storage. Jangan di Flash disk atau Laptop (Setidaknya ini pilihan terbaik sampai saat ini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.