Obyek Foto Bersejarah di Kota Medan

0
83

Begitu tempat wisata kembali dibuka nanti, jangan lupa siap-siap berangkat ke Medan sambil memboyong kamera andalan kalian. Dua tempat indah di Medan ini sangat indah, tak boleh dilewatkan!



Istana Maimun

Istana Maimun yang selesai dibangun pada tahun 1891 atas perintah Sultan Deli pada masa itu, Sultan Ma’moen Al Rasyid. Lucunya, istana ini didesain oleh seorang tentara Belanda bernama arsitek Capt. Theodoor van Erp. Meski demikian, arsitekturnya begitu Melayu. Tentu saja kokohnya sebagaimana bangunan buatan jaman Belanda. Jadi jangan heran kalau Istana Maemun nampak gagah tak lekang oleh waktu.

Baik bagian dalam maupun luar Istana yang kini menjadi museum ikonik di kota Medan ini didominasi warna kuning kunyit dan hijau.

Istana Maemun yang perkasa

Kita bisa juga menyewa pakaian ala Sultan dan permaisuri untuk kemudian berfoto di depan singgasana di dalam Istana.

Jadi Sultan sehari dalam Istana Maemun

Tapi ingat ya, jangan sampai merusak atau menimbulkan keonaran dalam Istana Maemun. Semua barang-barangnya wajib dilestarikan karena usianya yang sudah sangat tua.

Megah nian lampu gantung dalam Istana Maemun.

Detail seni yang dibuat handmade dalam tiap sudut istana dan perkakas di dalamnya sangatlah indah, menggambarkan kejayaan kesultanan Deli pada masanya.

Banyak sekali sudut istana yang bisa kalian foto, sekaligus untuk mengajari sejarah Istana Maemun pada si kecil. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mencintai peninggalan bersejarah negeri ini?

Maha Vihara Maitreya, Cemara Asri

Vihara yang berdiri di lahan seluas 4.5 hektar di Kompleks Cemara Asli, Kabupaten Deli Serdang (jarak lokasi sekitar 8 km dari kota Medan) ini pasti akan membuat kalian langsung berdecak kagum begitu memandangnya.

Luasnya Maha Vihara Maitreya

Arsitektur dan ornamen khas negeri tirai bambu begitu menonjol di tiap sudut Vihara.

Tak hanya itu, Vihara ini juga terletak di samping danau yang dipenuhi dengan pepohonan dan rumput liar. Tiap sore, ribuan ekor burung bangau putih hinggap di pepohonan dan rumput tersebut. Sehingga momen ini harus diabadikan dengan kamera kalian.

Pengunjung boleh berfoto dan memasuki areal Vihara asalkan tertib dan tidak membuat keributan. Patung Dewi Kwan Im di kolam bagian dalam Vihara dengan jembatan mungil di atas kolam juga bisa menjadi sudut yang manis untuk berfoto bersama keluarga.

Seru kan, libur keluarga di Kota Medan? Kamera andalan jangan sampai tertinggal ya, karena tiap perjalanan itu harus dikenang bersama keluarga.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.