Museum Fatahillah. Si kakak Lebih Fasih Bercerita Tentang Sejarah

1
5747

You would think that going to Museum, you will know more than your 11 years old? think again.

Weekend kemarin kami putuskan untuk menjelajah kawasan Kota Tua Jakarta. Pilihan jatuh pada Museum Fatahillah dan Wayang.  Karena belum pernah ke museum tersebut, saya google tentang cerita dan latar belakang sejarah (history background) terlebih dahulu di mobil, sambil kena macetnya jalanan di hari Sabtu siang.

Kota Tua Jakarta juga dikenal dengan nama Old Jakarta atau Old Batavia (Dutch: Oud Batavia). Di sebut Kota karena pada masa kolonial (di abad ke-16) daerah ini dahulu adalah pusat komunitas kolonial Belanda, sedangkan daerah sekitarnya hanya kampung (desa), kebun, dan sawah.

Alun-alun di depan Museum Fatahillah

Tips: Better to go Sunday dengan traffic yang more friendly (Museum opens from 9am – 3pm Tue-Sun)

Museum Fatahillah yang juga dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi.

Gedung ini dulu adalah sebuah Balai Kota (bahasa Belanda: Stadhuis) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunan itu menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.

Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.

Source: id.wikipedia.org

Karena Museum tersebut berada di tengah-tengah area di Kota tua, saran saya begitu masuk ke area Cafe Batavia, cari parkir di situ dan jalan kaki ke area tengah (seperti alun-alun di depan Museum Fatahillah). Yang paling menyenangkan dari area museum ini adalah, terdapat beragamnya pilihan museum:

Arah masuk, ada Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Keramik, Museum Fatahillah dan Museum Wayang.

Berhubung terbatasnya waktu, kami fokus untuk trip kali ini hanya 2 museum yang akan kami kunjungi.

Sebelum masuk ke Fatahillah, di area depan gedung ada banyak penyewaan sepeda berwarna-warni, lengkap dengan matching topi, supaya tidak kepanasan.  Untuk tiket masuk, sangatlah murah.  Tiket masuk dan harga tiket parkir sama, Rp. 2,000.

Area depan gedung ada banyak penyewaan sepeda berwarna-warni

Ekpektasi saya ke museum dengan anak usia 11 dan 8 tahun adalah, saya dan suami dapat banyak menjelaskan berbagai hal kepada mereka. Tapi ternyata yang terjadi sebaliknya. Si kakak lebih fasih bercerita tentang sejarah kepada kami, seperti tentang Gubernur Jendral J.P. Coen, Prasasti Batu Tulis dll. Mereka tentunya paham karena sangat relevan dengan pelajaran di sekolah dan pastinya masih lebih segar (fresh) di otaknya.

Keterangan tentang Gubernur Jendral J.P. Coen

Selain di dalam museum, area belakang Museum Fatahillah sangatlah menarik.  Penjara bawah tanah di Fatahillah juga hal menarik bagi anak-anak. Penuh dengan pohon rindang dan tempat duduk untuk menunggu anak-anak bermain dan exploring museum tersebut.  Dilengkapi dengan jajanan Betawi dan juga kantin kecil yang menjual minuman dingin.  Di sini Anda akan berasa tidak lagi di Jakarta. Suasananya benar-benar beda dan menyenangkan.  Setelah cukup istirahat (cukup foto-foto juga), kita teruskan perjalanan ke Museum sebelah.

Area belakang Museum Fatahillah sangatlah menarik

Tips:  Make sure anak-anak berpakaian santai, karena naik turun tangga dan tanpa AC bisa membuat mereka kepanasan.  Jangan lupa siap botol air putih agar tidak dehidrasi selama jalan-jalan exploring Museum.

Info lengkap tentang Museum Fatahillah dapat dilihat di id.wikipedia.org

1 COMMENT

  1. Kalau ga salah, di museum ini kita bisa juga sewa pemandu, tapi lupa apa di Fatahilla atau museum gajah?

    Biasanya ada penggalan cerita-cerita menarik dari pemandu yang tidak kita ketahui dan … lumayan asyik untuk mengetahui :)

    Kalau ga salah, harga sewa … mm lupa euy :)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.